Seekor Bayi Harimau Sumatera Lahir Di Kebun Binatang Inggris

0
482
Gazebo Fact – Seekor bayi Harimau Sumatera dikabarkan lahir di salah satu Kebun Binatang Di Inggris

Pada hari Kamis, 24 Agustus 2017 datang kabar gembira dari Yorkshire, Inggris. Pasalnya pada sore itu kabar kelahiran bayi harimau Sumatera diumumkan. Berbeda dari biasanya, Kebun Binatang Flamingo Land mengumumkan kabar kelahiran harimau asal Indonesia ini lebih awal. Alasannya adalah agar anak-anak dapat melihat kehadiran sang bayi harimau sebelum libur habis.

Seperti dilansir oleh The Telegraph pada Senin 28/8/2017, Ros Snipp selaku Manajer mengemukakan bahwa sebelumnya induk harimau bernama Surya ini mengalami keguguran. Namun, bayi harimau yang beberapa hari lahir ini terlihat sangat kuat. Pada tahun 2014 Surya juga melahirkan 3 ekor anak dalam keadaan sehat.

(Foto/Liputan6)

Induk dan Bapak dari bayi harimau ini dipindahkan ke kebun binatang Flamingo Land sejak 7 tahun yang lalu. Pemindahan ini merupakan upaya konservasi harimau Sumatera yang juga tergolong hampir punah.

Bukan hanya ini, tapi seekor harimau Sumatera juga dilahirkan pada 11 Juli 2017 lalu di Kebun Binatang Smithsonian, Washington. Induk bernama Damai ini berasal dari San Diego Zoo. Dipindahkan ke Smithsonian pada 2011 lalu. Sedangkan Sparky, pejantan sekaligus ayah dari anak Damai berasal dari Kebun Binatang Louiseville, dipindahkan pada tahun 2016.

Baca Juga  7 Fakta Tentang Mesin ATM Pada Zaman Dahulu Hingga Sekarang
Kenapa ini kabar bahagia ?

Alasannya bukan karena dilahirkan diluar negeri, melainkan harimau Sumatera tercatat sebagai hewan yang hampir punah. Berdasarkan informasi KSDAE (Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem), harimau Sumatera saat ini  tersisa 600 ekor yang berada di wilayah Sumatera.

Harimau Sumatera adalah satu-satunya sub-spesies harimau endemik Indonesia yang tersisa. Harimau Bali dinyatakan telah punah pada tahun 1930an. Sedangkan Harimau Jawa juga telah punah sejak tahun 1980an. Jika ini dibiarkan, Harimau Sumatera juga akan bernasib sama.

(Foto/Harian Riau)

 

Meski saat ini Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan 27 juta hektar area sebagai kawasan perlindungan keberagaman hayati. Namun penyediaan area saja tidak cukup. Selama masih ada perburuan liar dan konflik manusia dan harimau.

SHARE YA !!
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares
Ads Content
loading...

Komentarnya ?