Permintaan Maaf Facebook Atas Sensor Patung Perempuan Telanjang

0
230
Patung Perempuan Telanjang
Gazebo Internasional – Permintaan Maaf Facebook Atas Sensor Patung Perempuan Telanjang

Baru-baru ini pihak sosial media terbesar di dunia Facebook meminta maaf atas penyensoran sebuah patung. Facebook secara otomatis menganggap patung perempuan telanjang berusia 30.000 tahun dengan label “pornografi berbahaya”.

Permintaan maaf ini secara resmi dikeluarkan dengan diwakilkan juru bicaranya pada 1 Maret 2018 lalu. Diketahui patung ini bernama “Venus of Willendorf” dengan ukuran setinggi 11 cm. Patung bersejarah ini awalnya ditemukan sejak abad ke-20 di Austria.

Awalnya kontroversi patung ini bermula pada akhir tahun 2017 silam. Bermula dari unggahan user Facebook bernama Laura Ghianda. Laura sendiri merupakan seorang seniman asal Italia. Ia memposting foto patung Venus of Willendorf, dan tak lama disensor oleh Facebook. Laura Ghianda merasa tidak terima dan kemudian menyebutkan kalau ini adalah perang terhadap budaya manusia dan intelektual modern.

Tak lama, pihak museum yang memamerkan patung ini yakni The Natural History Museum atau NHM juga merasa keberatan atas kebijakan Facebook khusus kasus ini. Direktur Museum yang berada di Wina ini mengeluarkan statement bahwa tidak ada alasan untuk menutupi ketelanjangan Venus Willendorf ini.

Baca Juga  Perusahaan Rokok Malboro Kampanyekan Berhenti Merokok

Patung yang bersejarah ini merupakan simbol kesuburan, juga merupakan ikon dari Museum NHM. Bukan hanya itu, ia juga merupakan sebuah gambaran sejarah yang terkenal untuk seorang perempuan.

Pasca permintaan maaf Facebook itu adalah sebuah jawaban atas kemarahan netizen dan pihak yang terkait khususnya pihak NHM. Pihak Facebook menyebutkan bahwa Facebook telah membuat sebuah kebijakan untuk tidak mengizinkan ketelanjangan atau sejenisnya. Namun untuk tidak untuk patung-patung yang bernilai seni. Juru bicara Facebook juga menyebutkan bahwa seharusnya postingan patung itu sudah disetujui.

Bukan hanya kali ini saja, pihak Facebook juga kerap mendapat kritikan atas pemblokiran atau penyensoran tertentu namun terkadang terkesan tidak merata. Karena masih banyak yang lebih parah dan tidak ditindak.

SHARE YA !!
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares
Ads Content
loading...

Komentarnya ?