Mengerikan ! Ini Yang Akan Terjadi Jika Matahari Hancur

0
466
Gazebo Fact – Hal yang mengerikan akan terjadi jika matahari hancur

Bukan lagi rahasia bahwa matahari merupakan sumber energi bagi bumi. Tanpa matahari, maka kehidupan dibumi akan terasa mati karena tidak ada makanan, dan bahan bakar. Nah, suatu saat akan ada masanya bumi akan kehilangan sang tata surya. Matahari akan hancur dan kemungkinan pula bumi akan hancur.

Sudah berusia sekitar 10 miliar tahun, ketika semua hidrogen di Matahari lenyap, gravitasi memaksa matahari untuk luntur ke intinya yang kemudian menjadi raksasa merah. Seperti dilansir Listverse saat-saat tanda seperti ini muncul, maka ajal bintang merah ini sudah akan sampai.

Namun, Apa yang akan terjadi jika matahari hancur ?. Berikut hal-hal yang akan terjadi jika matahari menemui akhir masanya.

  1. Bumi Menjadi Panas

    Ketika matahari kehabisan hidrogen, maka matahari akan semakin terang. Peristiwa ini akan terlihat pertama kali sebagai tanda matahari akan mati. Secara awam, jika matahari semakin terang, maka biasanya akan semakin panas cuaca di bumi karena banyaknya energi yang diterima.

    Biasanya gas yang berada di atmosfer seperti karbondioksida, nitro oksida dan metan menyelimuti bumi. Gas ini menyerap energi panas matahari yang mendukung kehidupan di bumi. Ketika panas matahari semakin tinggi, maka gas-gas tersebut menyerap lebih banyak energi yang masuk. Maka pada saat ini bumi akan semakin panas. Diperkirakan suhu matahari mencapai 5.000-9.000 derajat celcius.

    Bumi Menjadi Panas (Foto/Liputan6)
  2. Matahari Membengkak
    Matahari akan menghabiskan terlebih dahulu bahan bakarnya dan berubah menjadi bola merah raksasa. Pada fase ini matahari diperkiran memiliki suhu 2.000-3.000 derajat celcius. Meski membesar, suhu demikian tergolong menurun dari sebelumnya

    Matahari berbeda dengan bintang lain di tata surya. Beberapa bintang mati setelah menghabiskan bahan bakarnya. Bintang biru ukuran besar menggabungkan unsur inti besinya kemudian menjadi supernova dan  bintang kerdil dengan energi kecil hidup lebih lama kemudian mati menjadi bintang kerdil berwarna hitam.

    Sedangkan matahari tidak dapat melakukan hal yang sama. Sehingga ia menjadi membesar dan hancur setelah menghabiskan sisa bahan bakar di Intinya. Beberapa informasi mengemukakan bahwa matahari akan membengkak 3/4 jaraknya dari bumi.

    Matahari membengkak mendekati bumi (Foto/Bikerzone)
  3. Lautan Mendidih

    Saat matahari semakin panas, gas-gas karbodioksia dan lainnya akan menyerap energi yang masuk lebih dari biasanya. Maka bumi akan menjadi panas dan air juga akan menjadi panas. Khususnya air laut yang mendominasi bumi, akan mendidih kemudian menguap kemudian menjadi awan di atmosfer.

    Awam-awan ini awalnya melindungi bumi dari radiasi matahari secara langsung. Namun lama kelamaan energi matahari tak tertahankan dan lautan menjadi mendidih. Ilmuwan memperkirakan pada fase ini kehidupan sudah mulai memasuki kebinasaan. Diprediksi jika hidup pada fase ini, maka manusia akan kekurangan air dan tidak akan kuat dengan panasnya.

    (Foto/inilah.com)
  4. Kehidupan Binasa
    Matahari hancur maka pastinya kehidupan akan binasa di bumi. Beberapa ilmuwan menyebutkan bahwa bumi akan binasa namun bisa saja kehidupan lain di planet yang lain. Penyebab kebinasaan kehidupan dibumi adalah panas, efek kedekatan bumi dan matahari yang membengkak. Meskipun nantinya para ilmuwan menciptakan teknologi anti panas, namun tidak dengan makanan dan sumber kehidupan yang alami akan lenyap.

    Pasca ini, kita hanya tinggal kenangan, mungkin kita hidup kembali tapi tidak di bumi dan kehidupan yang berbeda dari sekarang.

    (Foto/keepo.me)
SHARE YA !!
  • 1
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1
    Share
Ads Content
loading...

Komentarnya ?