James Wong Howe, Tokoh Yang Kelahirannya Dirayakan Google Doodle

0
168
Gazebo Sosok – James Wong Howe, Sosok Cinematografer yang kelahirannya dirayakan lewat Google Doodle Senin 28 Agustus 2017.

James adalah cinematograph berperawakan cina-amerika yang dikenal karena teknik film eranya. Ia memulai karir di industri perfilman lewat rumah produksi Famous Player Lasky atau sekarang menjadi Paramount. Kala itu, James dibayar $10 dolar perminggu dibagian kamera dan merangkap sebagai tim persiapan dan kebersihan.

Pertama kali, James bertugas pengoperasian kamera pada pembuatan film Cecil B. DeMille yang berjudul Male and Female pada tahun 1919 untuk adegan tokoh Gloria Swanson di sarang singa. Kerennya James mengambil tayangan itu hanya sekali tangkapan dengan pengaturan 5 kamera yang tak biasa. Kinerja James Howe ini mengundang perhatian DeMille, sehingga ia dipromosikan menjadi asisten cameraman.

Setelah itu, James bekerja sebagai asisten operator kamera sekaligus mempelajari tentang pencahayaan, stok film, dan lensa kamera.

(Foto/Tribunnews Via Google Image)

Karir tokoh cinematograph ini kian menanjak ketika pada tahun 1923 ia tanpa sengaja menjadi asisten kamera di Film Drums of Fate. Ia sempat menjual foto yang ia tangkap untuk melengkapi pendapatan studio. Hingga suatu saat ia meminta untuk memotret Aktris yang kemudian berujung menjadi Photographer Mary Miles. Alasan aktris ini adalah karena dalam tangkapan James Howe matanya kelihatan gelap. Biasanya dalam film hitam putih tidak dapat menangkap warna lain, mata Miles yang biru terlihat pucat. Namun James membuat tangkapan yang membuat aktris film sunyi ini terlihat cantik dan gelap.

Sejak saat itu, kabar mengenai mata gelap beredar dengan cepat. Hasil “jepretan” James Howe dengan tirai hitam membuatnya banyak dikenal. Seperti hasil wawancaranya dengan Roger Ebert ditahun 1970 menyebutkan Hollywood lah yang membuat kabar itu menyebar dengan info bahwa Miles mengimpor photographer oriental yang secara ajaib dibalik tirai beludru membuat mata gelap nan indah.
Selama tahun 1920an, James Wong Howe bekerja sebagai cameraman dengan tekniknya yang kian maju. Bahkan pada awal kesuksesan karirnya, ia telah mampu membangkitkan mood menggunakan cahaya di berbagai bayangan gelap adegan film. Fleksibelitas pada era film sunyi ditunjukkan oleh James Howe, menurutnya cameraman terbaik tidak meminta perhatian, melainkan lewat pencahayaan, ekspresi mood dan emosi.
SHARE YA !!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ads Content
loading...

Komentarnya ?