Aksi TNI/Polri Bebaskan 346 Sandera Kelompok Bersenjata Di Papua

0
150
Gazebo Nasional – Aksi TNI/Polri Bebaskan Sandera Dari Kelompok Bersenjata Di Papua

Beberapa waktu lalu negeri Indonesia tercinta sedang digegerkan oleh kasus sandera. Penyanderaan yang terjadi di Tembagapura, Papua dilakukan oleh sekelompok Kriminal Bersenjata. Sandera yang berjumlah 346 dari Kelompok yang dikenal dengan KKB ini akhirnya dapat diselamatkan berkat kejasama TNI dan Polri. Setelah terjadi proses yang panjang, akhirnya penyelamatan ini berakhir pada hari Jumat 17 November 2017 kemarin.

Mengutip dari media antaranews, proses penyelematan ini berlangsung menengangkan. Menurut informasi proses ini berlangsung selama 78 menit. Sempat terjadi tembak-tembakan. Mungkin saja seperti di film aksi di layar kaca. Pihak Kepolisian dan TNI sempat kesulitan untuk mengevakuasi, pasalnya akses ketempat sandera rusak.

Salah satu warga yang menjadi korban penyanderaan, Desi Rante Tampang, mengungkapkan rasa syukurnya saat mencapai zona aman. Meski harus berjalan selama 4 jam untuk sampai di titik aman itu, ia tetap merasa bersyukur karena terbebas dari penyekapan.

Desi juga mengungkapkan bahwa saat di sandera, mereka korban setiap malam dikumpulkan di dalam satu rumah. Namun saat siang, mereka diperbolehkan kembali ke rumah. Tapi saat pasukan KKB datang, semua korban harus masuk keruangan atau kamar. Suasananya dipenuhi rasa ketakutaan.

Baca Juga  Akibat Penyalahgunaan Pil PCC, Begini Penjelasan BNN

Meski telah berhasil, pihak kepolisian dan TNI masih tetap berjaga dan tetap memperketan keamanan. khususnya untuk mengawasi wilayah yang rawan.

Seperti dilansir oleh media nasional, Mayjen TNI George Supit selaku Pangdam XVII Cenderawasih mengemukakan, Kodamnya mengirimkan satu kompi prajurit untuk membantu satgas mengejar pasukan KKB. Pasalnya kelompok ini kerap mengganggu warga sipilan aparat keamanan di wilayah PT Freeport.

Menkopolhukam Wiranto menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan upaya negosiasi untuk menghindari korban jiwa. Namunjika korban terus berjatuhan dan prajurit “mati konyol”, maka pihak kepolisian dan TNI melakukan tindakan tegas di Papua. Terlebih kelompok Kriminal Bersenjata ini merupakan pelaku tindakan kriminal yang harus segera di tuntaskan. (Ed/Hsrl)

SHARE YA !!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Ads Content
loading...

Komentarnya ?